Berita : Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting


Pemetaan Renstra Cabang dan Ranting Muhammadiyah

Jum'at, 22-11-2011

Medan, MinangkabauNews -- Muhammadiyah kian eksis mengadakan pembenahan struktur daerah dan ranting terkait kualitas dan kuantitas kader. Peran penguatan kelembagaan dimotori oleh Lembaga Penguatan Cabang dan Ranting (LPCR).

Minggu, (20/11) LPCR medan menggelar regional meeting se-sumatera di kantor LPCR Medan, Regional meeting LPCR ini dibuka secara oleh Ketua PP Muhammadiyah Marfuji Ali, yang dihadiri 150 cabang dan ranting yang terdiri atas 5 pimpinan wilayah yakni PWM Sumbar, PWM Sumut, PWM Riau, PWM Acehdan PWM DIY dan 11 pimpinan daerah se-sumbar yakni PDM Pessel, PDM Kab. Solok, PDM Kota Solok, PDM Mentawai, PDM Payahkumbuh, PDM Agam, PDM Pasaman, PDM Pasbar, PDM Kota Sawahlunto dan PDM Kab Padang Pariaman. PDM Kota Padang tidak hadir karna menggelar pengukuhan 1000 kader Tapak Suci di Lapangan Imam Bonjol, Padang.

Syaruji Tanjung, Wakil Ketua PWM Sumbar mengatakan, acara berlangsung sukses dengan animo yang besar dari PWM dan PDM. Regional meeting ini bertujuan merumuskan langkah-lagkah strategis untuk pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah. Hadir juga ketua LPCR PP Muhammadiyah, Ahmad Norma Permata. "Renstra ini untuk membuat peta cabang dan ranting dengan menampilkan nama Ketua dan Sekretaris PDM se-sumatera, sebagaimana yang telah dikembangkan di DIY," katanya.

Dalam regional meeting tersebut Ahmad memaparkan peran aktif cabang dan ranting melaporkan nama dan nomor HP dari pimpinan daerah se-sumatera.

"Semua PDM dan PCM akan divalidasi dan pengembangan rentra supaya lembaga bisa lebih solid, professional dan mandiri," katanya.